Titik titik Kepadatan dan Kemacetan Lalu lintas di Depok
Depok Netizen |Beberapa ruas jalan di Kota Depok kerap atau seringkali terjadi kepadatan dan kemacetan lalu lintas sebagaimana yang dialami kota tetangga lain seperti Tangerang Selatan dan Bekasi. Bedanya dengan kedua kota tersebut, jumlah ruas jalan di Depok jauh lebih sedikit dibanding keduanya sehingga seringkali terjadi kemacetan dan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik atau ruas jalan.
![]() |
| simpang jalan Margonda - Juanda |
Kemacetan dan kepadatan lalu lintas di ruas jalan tertentu di Depok terjadi hampir setiap hari terutama pada saat jam berangkat kerja dan jam pulang kerja. Dikarenakan warga Depok sebagian besar bekerja di Jakarta, maka kemacetan dan kepadatan lalu lintasnya terjadi di ruas atau jalan yang mengarah atau menghubungkan ke Jakarta, seperti Jalan Margonda, Jalan Raya Jakarta - Bogor.
![]() |
| Jalan Raya Sawangan |
Selain jumlah dan lebar jalan yang tidak sepadan dengan volume kendaraan, faktor lain yang menyebabkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas antara lain:
- Terdapat persimpangan jalan, putaran balik (U-turn), sekolah (antar jemput anak sekolah), pusat perbelanjaan.
- Angkutan umum (angkot) yang berhenti atau "ngetem".
- Persimpangan dengan traffic light yang tergolong "ruwet".
- Adanya penyempitan jalan atau "bottle neck".
- Ketidaksabaran banyak pengendara yang menyerobot jalur pengendara lain, tidak mau antri, seringkali justru menambah kemacetan.
- Jalan Raya Margonda, adanya pusat perbelanjaan, zebra cross, U-turn, angkot "ngetem", traffic light dan persimpangan ruwet karena ada kendaraan exit toll yang berputar balik di traffic light.
- Putaran Balik (U-Turn) Jalan Juanda.
- Jalan Akses UI, bottle neck di jembatan Sungai Ciliwung, adanya beberapa kampus di jalur ini.
- Jalan Raya Kartini (angkot ngetem, akses jalan ke Stasiun Kereta, U-Turn depan SPBU.
- Jalan Raya Jakarta Bogor (Pasar Cisalak hingga traffic light Cisalak yang ruwet, Simpang Depok hingga Pertigaan Arah Markas Kostrad dan Villa Pertiwi).
- Simpang Jalan Tole Iskandar - Jalan Sentosa karena traffic light tidak berfungsi, kemacetan kadang mengekor hingga ke Jalan Siliwangi
- Jalan Raya Sawangan, selain jalannya hanya dua jalur, ada beberapa sekolah di jalur ini, ada pusat perbelanjaan, kuliner, ada beberapa persimpangan, ada pintu toll, bahkan kemacetan semakin parah jika terjadi banjir di sekitar Simpang Mampang .
- Sekitar Tugu Gong Tanah Baru, di sini tidak ada traffic light, kepadatan terutama Jalan Curug Agung dan Jalan Bungur Raya.
- Jalan Cinere Raya, selain volume kendaraan yang tinggi, jalan ini juga hanya 2 lajur dengan dua arah. Salah satu akses warga dari Cinere menuju Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.
Untuk warga Depok, jalan mana lagi di wilayah Depok yang padat dan cenderung mengalami kemacetan setiap harinya? Coba kasih tahu di kolom komentar ya.
#depokmacet #margonda


0 Komentar Untuk "Titik titik Kepadatan dan Kemacetan Lalu lintas di Depok"
Posting Komentar