Program Eco Sharing di Depok
Depok Netizen | Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok secara bertahap telah melaksanakan satu program yang bernama Eco Sharing. Apa sih itu Eco Sharing?
Eco sharing adalah konsep kolaborasi untuk bersama sama menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan dengan cara berbagi tanggung jawab, seperti melalui program penghijauan dengan menanam pohon, pengelolaan atau pengolahan sampah, demi mencapai tujuan bersama untuk lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kolaborasi bisa dilakukan oleh pemerintah bersama masyarakat, pengusaha dan unsur unsur lainnya, bisa dilakukan antara masyarakat dengan pelaku usaha.
Salah satu kegiatan dari program Eco sharing yang dilakukan oleh Pemkot Depok yaitu penanaman pohon Tabebuya bunga warna pink di area perkantoran dan pertokoan Jalan Margonda. Kegiatan tersebut melibatkan pelaku usaha sebagai upaya pemenuhan kewajiban pelaku usaha terhadap lingkungan sesuai Perda (Peraturan Daerah) Kota Depok. Tujuan lain yaitu memperindah kota sekaligus menurunkan kadar polutan dari kendaraan bermotor.
Mengenal Pohon Tabebuya
Pohon Tabebuya dijuluki sebagai Sakura Tropis, karena bunganya yang mirip dengan bunga Sakura dari Jepang, dan pohon Tabebuya tumbuh sangat baik di tempat yang beriklim tropis. Walau namanya "berbau" Jepang, pohon Tabebuya bukanlah berasal dari Jepang, tapi dari Brazil. Karena itulah, Tabebuya juga disebut sebagai Sakura Brazil namun lebih populer dengan julukan Sakura Tropis. Selain warna pink atau merah muda, pohon Tabebuya punya varian warna bunga lain yaitu kuning, putih, ungu, merah, magenta, dan kuning jingga. Di Indonesia, varian Tabebuya dengan bunga warna kuning yang paling banyak dijumpai. Tapi yang mirip dengan warna bunga sakura adalah tabebuya bunga pink. |
Secara estetika atau unsur keindahan, pohon Tabebuya ketika berbunga dapat membuat cantik pemandangan, dan Tabebuya punya kemampuan untuk menyerap polusi udara kota, dimana pohon Tabebuya punya kapasitas jerap debu yang tinggi bila dibandingkan dengan pohon lain. "Jerap" disini adalah proses menempelnya atau melekatnya debu pada permukaan daun dari pohon Tabebuya. Daun pohon Tabebuya ini memang memiliki tekstur khusus yang mampu menjebak debu dan partikel polutan dari kendaraan bermotor.
Jadi, pohon Tabebuya ini selain memperindah pemandangan kota, sekaligus juga mampu menyerap polusi udara perkotaan akibat polutan dari kendaraan bermotor, plus menghasilkan oksigen untuk udara yang lebih segar. Namun yang perlu menjadi perhatian untuk kebersihannya yaitu ketika bunganya mulai rontok atau berguguran.
#depok #netizen #ecosharing


0 Komentar Untuk "Program Eco Sharing di Depok"
Posting Komentar